Mengapa penting bagi seorang wanita untuk belajar memasak?
Karena nanti kelak ketika sudah menikah, dia bisa berkata kepada suaminya begini :
"aku belajar memasak bukan untukmu sayang, tapi untuk ibumu, agar ibumu yakin bahwa putra kesayangannya jatuh ditangan yang tepat, tidak akan kekurangan satu apapun, sama seperti ketika dia menyapihmu dan merawatmu”
:)
Jumat, 08 Januari 2016
Rabu, 06 Januari 2016
Beasiswa 01. Titik Awal
Setelah selesai wisuda, biasanya kerap kali kita ditanyakan mau lanjut kerja atau lanjut kuliah lagi?
Pertanyaan itu terkadang menjadi bumerang bagi mahasiswa yang baru lulus dan ingin menikmati waktu santai sejenak setelah lelah dengan kesibukan dan deadline kuliah selama kurang lebih 4 tahun.
Begitu pula denganku,
Akan tetapi jika difikirkan kembali ada baiknya kita memikirkan apa yang akan kita jalani kedepannya, kita harus punya gambaran. Untuk itulah sebelum wisuda, setelah menyelesaikan sidang TA aku sempatkan untuk mencari informasi mengenai lowongan pekerjaan dan pendaftaran beasiswa. Ada beberapa perusahaan yang telah aku coba apply dan begitu pula dengan beasiswa. Setiap harinya kusibukan dengan mengintip portal lembaga penyedia beasiswa ataupun portal lamaran pekerjaan.
Hingga waktunya wisuda pun tiba, namun jawaban untukkupun tak kunjung hadir, baik itu dari perusahaan maupun dari lembaga penyedia beasiswa.
Sedih memang, karena ada beberapa teman yang telah mendapat panggilan pekerjaan yang sesuai dengan bidang kami, engineer.
Namun bukankah rencana Allah jauh lebih baik. Intinya sabar. Yang terbaik biasanya muncul paling akhir. Hehehe.
Tiba saatnya ketika satu minggu setelah selesai wisuda, jawaban itupun datang. Alhamdulillah aku mendapatkan beasiswa PMDSU dari KEMENRISTEK DIKTI :)
Setelah mendiskusikannya bersama Allah dan tentunya orang tua, akupun dengan mantap memilih untuk menerima kesempatan emas ini.
Beasiswanya diperuntukkan bagi sarjana unggul yang bersedia menempuh pendidikan di dalam negeri hingga ke jenjang Doktor dalam waktu yang relatif singkat yaitu 4 tahun. Beasiswa ini hanya diadakan 2 tahun sekali dan bertujuan untuk memenuhi kuota Doktor sebagai peneliti dan dosen pengajar di universitas yang ada di Indonesia.
Lalu dimulailah kembali perjalanan meraih impianku dengan melanjutkan pendidikan magister dan doktor di Universitas Indonesia. :D Alhamdulillah
Bersambung . . .
Senin, 28 Desember 2015
I feel you
Menyimpan satu nama dan memeluknya erat-erat dalam diam tanpa perlu diumbar bukanlah suatu hal yang mudah. Karena itu berarti setiap kerinduan muncul, kita harus berkompromi dengan hati, menguatkannya agar terus bersabar menunggu saat yang tepat untuk merayakan cinta.
Dan saat berkompromi dengan hati pun adakalanya kita menang dan dapat mengendalikan perasaan itu untuk tetap berada indah dalam diamnya. Namun tak jarang kita justru jatuh dan tunduk pada keinginan hati, dengan terus membayangkan wajahnya, berangan angan akan hidup bersamanya kelak, dsb.
Maka dari itu, ada baiknya untuk tetap menyukai sekedarnya, menyukainya dengan sederhana.
Lalu bagaimana caranya?
Cukup dg bercerita kepada Sang Maha Cinta. Setiap selesai shalat sempatkan untuk bersujud sejenak, bisikan kalau kita benar benar menyukainya. Mudah kan? Cara ini selalu efektif menurutku. Hehe ;)
Lalu bagaimana caranya?
Cukup dg bercerita kepada Sang Maha Cinta. Setiap selesai shalat sempatkan untuk bersujud sejenak, bisikan kalau kita benar benar menyukainya. Mudah kan? Cara ini selalu efektif menurutku. Hehe ;)
Sabtu, 03 Oktober 2015
Mari Renungkan Bersama
Tidak perlu menjadi sesempurna Nabi Muhammad, karena aku pula tidak semulia Khodijah atau bahkan tidak sepandai Siti Aisyah.
Tidak perlu menjadi setampan Nabi Yusuf, karena paraskupun tidak akan bisa menandingi Siti Zulaikha.
Tidak perlu menjadi sehebat Ali, karena ketaqwaanku pun jauh jika dibandingkan Fatimah.
Jadilah dirimu sendiri dan akupun akan begitu, karena kita manusia biasa.
Bukankah akan lebih indah jika kelak waktunya tiba kita bersama-sama, bahu membahu agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Karena bersama-sama jauh lebih baik :)
"Aku adalah apa yang kau lihat dan aib yang Allah tutupkan"
Kembali yuk kita sama-sama yakini bahwa, laki-laki yang baik untuk wanita yang baik pula.
Cinta itu fitrah, namun jangan sampai menjadi fitnah
Ketika yang kurasakan ini adalah cinta,
maka lindungilah aku dari segala fitnah yang mungkin bisa timbul ketika dengan tidak sengaja kunampakkan rasa bahagia dalam diriku.
Ketika yang kurasakan ini adalah cinta,
maka biarkanlah aku tetap menyadari posisiku saat ini, yang hanya seorang gadis biasa dengan sejuta kekurangan.
Ketika yang kurasakan ini adalah cinta,
maka ada kalanya kusembunyikan rasa ini rapat-rapat hingga tidak merusak apa yang sedang kujalani saat ini.
Ketika yang kurasakan ini adalah cinta,
maka biarkan aku merasakannya lebih lama lagi sambil memperbaiki diri untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi.
Ketika yang kurasakan ini adalah cinta,
Dalam sujud panjangku, biarkan kuselipkan sebuah nama untuk dapat terus kuperjuangkan agar menjadi jodohku.
Ketika yang kurasakan ini adalah cinta,
kadangkala kekecewaan datang menghampiri dan jangan sampai membuat ibadahku goyah karenanya.
Ketika yang kurasakan ini adalah cinta,
maka acapkali terasa rindu untuk berjumpa.
Maka sesungguhnya cinta itu adalah fitrah, namun jangan sampai menjadi fitnah. Cukup aku, Allah dan (mungkin) kamu saja yang tahu :)
Depok, 3 Oktober 2015
Maka nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang kau dustakan?
Entah harus mulai dari mana, Masya Allah, begitu indah rencana-Mu Ya Rabb.
Alhamdulillah, setelah dinyatakan lulus wisuda dengan predikat cum laude, serta memperoleh penghargaan sebagai alumni terbaik. Kembali Engkau hadirkan kebahagiaan di dalam perjalanan hidupku ini Ya Rabb. Ya, Pada minggu kedua bulan September, aku dinyatakan lulus beasiswa PMDSU yang disponsori oleh KEMENRISTEK DIKTI, Batch 2 gelombang-2. Beasiswa ini bukanlah beasiswa biasa, karena si penerima beasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk menyelesaikan pendidikan master dan doktornya dalam kurun waktu 4 tahun saja. Masya Allah. :')
Betapa bahagianya kedua orangtuaku saat itu, begitu pula aku. Karena terhitung 23 Agustus tidak banyak lagi aktivitas yang kujalani, hanya membantu ibu di rumah dan mempersiapkan berkas, entah itu untuk melanjutkan kuliah ataukah bekerja. Dan dengan hadirnya kabar ini ditengah keluargaku, tak henti-hentinya kupanjatkan syukur kepada Sang Pencipta :') I Love Allah.
Memikirkan perkuliahan di UI saja tidak pernah terlintas dibenakku, yang kutahu bahwa kampus Universitas Indonesia adalah kampus terkeren yang ada di Indonesia, tempat berkumpulnya orang-orang pintar yang berada diseluruh pelosok Indonesia. Dan kini aku sudah dua minggu menjalani perkuliahan disini.
Mempelajari ilmu langsung dari sang ahlinya, berinteraksi dengan mahasiswa-mahasiswa pilihan merupakan hal yang hingga saat ini membuatku berdecak kagum.
Ada satu doa yang saat ini selalu kupanjatkan kepada Sang pemberi nikmat ini :
Allah, terima kasih atas kesempatan yang telah Engkau berikan ini, tak akan kusia-siakan. Berikan aku kemudahan untuk dapat mempelajari ilmu-Mu di kampus ini, berikan aku kesehatan untuk dapat terus belajar, berikan aku kenikmatan dalam belajar, berikan aku semangat dalam belajar dan tolong jangan tinggalkan aku :')
Depok, 3 Oktober 2015
Alhamdulillah, setelah dinyatakan lulus wisuda dengan predikat cum laude, serta memperoleh penghargaan sebagai alumni terbaik. Kembali Engkau hadirkan kebahagiaan di dalam perjalanan hidupku ini Ya Rabb. Ya, Pada minggu kedua bulan September, aku dinyatakan lulus beasiswa PMDSU yang disponsori oleh KEMENRISTEK DIKTI, Batch 2 gelombang-2. Beasiswa ini bukanlah beasiswa biasa, karena si penerima beasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk menyelesaikan pendidikan master dan doktornya dalam kurun waktu 4 tahun saja. Masya Allah. :')
Betapa bahagianya kedua orangtuaku saat itu, begitu pula aku. Karena terhitung 23 Agustus tidak banyak lagi aktivitas yang kujalani, hanya membantu ibu di rumah dan mempersiapkan berkas, entah itu untuk melanjutkan kuliah ataukah bekerja. Dan dengan hadirnya kabar ini ditengah keluargaku, tak henti-hentinya kupanjatkan syukur kepada Sang Pencipta :') I Love Allah.
Memikirkan perkuliahan di UI saja tidak pernah terlintas dibenakku, yang kutahu bahwa kampus Universitas Indonesia adalah kampus terkeren yang ada di Indonesia, tempat berkumpulnya orang-orang pintar yang berada diseluruh pelosok Indonesia. Dan kini aku sudah dua minggu menjalani perkuliahan disini.
Mempelajari ilmu langsung dari sang ahlinya, berinteraksi dengan mahasiswa-mahasiswa pilihan merupakan hal yang hingga saat ini membuatku berdecak kagum.
Ada satu doa yang saat ini selalu kupanjatkan kepada Sang pemberi nikmat ini :
Allah, terima kasih atas kesempatan yang telah Engkau berikan ini, tak akan kusia-siakan. Berikan aku kemudahan untuk dapat mempelajari ilmu-Mu di kampus ini, berikan aku kesehatan untuk dapat terus belajar, berikan aku kenikmatan dalam belajar, berikan aku semangat dalam belajar dan tolong jangan tinggalkan aku :')
Depok, 3 Oktober 2015
Muhasabah
Ya Allah,
Aku berlindung pada-Mu dari kejelekan pendengaran, penglihatan, lisan, hati dan angan-angan yang rusak...
Aku berlindung pada-Mu dari ketidakpastian masa depan, dari pahitnya kenyataan, dari hati yg terbolak-balik dan dari teman yg berkhianat....
“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir”
Aku berlindung pada-Mu dari kejelekan pendengaran, penglihatan, lisan, hati dan angan-angan yang rusak...
Aku berlindung pada-Mu dari ketidakpastian masa depan, dari pahitnya kenyataan, dari hati yg terbolak-balik dan dari teman yg berkhianat....
“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir”
Langganan:
Komentar (Atom)