Jumat, 14 Juni 2019

Cerita Mengenai Beasiswa PMDSU

Apa itu PMDSU ?
PMDSU (Program Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul)
Beasiswa ini adalah program akselerasi untuk menyelesaikan S2 hingga S3 dalam kurun waktu 4 tahun bagi para lulusan sarjana terbaik di negeri ini (ceilah, keren banget bahasanya :D ).
Peraih beasiswa ini harus melewati masa percobaan yakni di tahun pertama, dimana harus memenuhi kualifikasi agar bisa menerusakan hingga S3 dengan berbagai persyaratan meliputi, IPK min 3.5 dan tidak ada matakuliah yang mengulang ataupun C. Jika tidak memenuhi maka saudara hanya akan menyelesaikan studi hingga s2 saja.

Apa saja yang didapat dari beasiswa ini?
Adapun mengenai apa saja yang didapatkan dari beasiswa ini adalah meliputi :
1. pembebasan uang kuliah selama studi s2-s3
2. living allowance per bulan sebesar 3,25jt (untuk yg berdomisili di daerah yg sama dg universitas) dan 3,75jt (utk yang berasal dari luar daerah) selama masa S2. dan akan bertambah 250rb saat memasuki masa S3.
3. uang penelitian sebesar 60 jt per tahun (akan diberikan ke promotor yang kemudian digunakan untuk menjalankan riset, sehingga nanti kita tdk akan mengeluarkan uang untuk penelitian)
4. kesempatan sandwich/PKPI/exchange keluar negeri selama maksimum 6 bulan.

Bagaimana mekanisme seleksinya?
Perlu diketahui juga mekanisme beasiswa ini adalah sbb :
1. Dosen mengajukan proposal kepada RISTEK DIKTI untuk dipertimbangkan menjadi topik yang dapat diangkat dalam program PMDSU.
2. RISTEK DIKTI melakukan seleksi terhadap dosen-dosen tersebut dan kemudian terpilihlah beberapa dosen yang memenuhi kualifikasi dari RISTEK DIKTI untuk menjadi calon promotor.
3. RISTEK DIKTI akan mengumumkan di website mengenai list calon promotor beserta bidang dan topik penelitian yang ditawarkan.
4. calon mahasiswa memilih manakah diantara dosen tersebut yang memiliki bidang yang mereka inginkan
5. calon mahasiswa menghubungi dosen ybs untuk mengetahui lebih lanjut detail penelitian dan juga kesempatan diterima sbg murid (krn setiap dosen hanya menerima 1 mahasiswa saja) FYI : pengalaman saya, saya mengemail beberapa dosen dan 2 org diantaranya langsung menolak karena beliau telah menetapkan mahasiswa yang ingin dia pilih
6. calon mahasiswa mendaftar di website http://beasiswa.ristekdikti.go.id/pmdsu/ dan kemudian menginputkan data pribadi serta memilih satu orang calon promotor dari list yang ada
7. calon mahasiswa menghubungi calon promotor dan universitas ybs untuk melakukan tes tertulis, apabila lulus maka selanjutnya keputusan ada di tangan promotor.
8. promotor mendapatkan list mahasiswa yang lulus seleksi universitas dan memilih hanya satu mahasiswa untuk kemudian diajukan ke RISTEK DIKTI sebagai calon mahasiswa peraih beasiswa PMDSU.

Apa saja persyaratannya? Apa yang harus disiapkan?
Persyaratan beasiswa ini dari tahun ketahun terus diperbarui. Pada tahun 2015, tidak banyak persyaratannya hanya memastikan universitas asal kita termasuk ke dalam universitas yang terakreditasi oleh RISTEK DIKTI, lalu menyiapkan ijazah dan selanjutnya mendaftar secara online dengan mengisikan informasi pribadi dan riwayat akademik kita.

Namun di tahun 2018, terdapat beberapa poin tambahan yang membuat persyaratan semakin ketat yakni :
a. Sarjana unggul (fresh graduate)
b. Telah memiliki gelar S1 (sarjana strata 1)
c. Persyaratan IPK pelamar sebagai berikut :
• Akreditasi PT Asal Pelamar A, Akreditasi Prodi Asal Pelamar A, maka IPK ≥ 3,25
• Akreditasi PT Asal Pelamar B, Akreditasi Prodi Asal Pelamar A, maka IPK ≥ 3,5
• Akreditasi PT Asal Pelamar A, Akreditasi Prodi Asal Pelamar B, maka IPK ≥ 3,5
• Akreditasi PT Asal Pelamar B, Akreditasi Prodi Asal Pelamar B, maka IPK ≥ 3,75
• Akreditasi PT dan Prodi Asal Pelamar dibawah B, maka IPK ≥ 3,8
d. Usia pada saat mendaftar tidak lebih dari 24 tahun untuk lulusan non profesi dan 27
tahun untuk lulusan profesi
e. Memperoleh rekomendasi dari dosen pembimbing
f. Warga Negara Indonesia
g. Tidak sedang menerima beasiswa lainnya
h. Sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba
i. Bersedia mengikuti pendidikan pascasarjana selama jangka waktu 4 (empat) tahun

Demikian informasi mengenai PMDSU yang bisa saya bagikan.

Are you the next PMDSU awardee?

Good luck. :D

Kamis, 17 November 2016

Satu paket

orang yang paling membuatmu bahagia, maka bisa jadi suatu saat nanti dia menjadi alasan bagimu untuk kecewa.

dan menurutku, aku siap menanggung itu semua.
bukankah setiap keputusan yang diambil pasti ada konsekuensinya?

jika kita takut kecewa, maka jangan pernah mencoba berharap,
jika kita takut patah hati maka jangan pernah mencintai,

apakah ada manusia yang dalam hidupnya tidak pernah berharap dan tidak pernah mencintai?

maka dari itu jangan takut untuk mengambil satu paket tersebut,
berharap-kecewa, mencintai-patah hati.

Rabu, 09 Maret 2016

Cheer up!

Remember the time you thought you never could survive? And you did it, so would you mind to do it again this time? :)

Sulit memang, tapi harus dilakukan.
Sesak memang, tapi harus bertahan.
Sakit memang, tapi harus cepat pulih, bangkit. 

Karena dalam hidup kita harus berjuang. Ada yang perlu dilawan.

Senin, 25 Januari 2016

Sebaiknya.

Untuk kamu yang saat ini belum merasakan jatuh cinta, maka bersyukurlah. karena menunggu saat merayakan cinta itu tiba dalam kesendirian dan ketaatan adalah lebih baik.

Namun untuk kamu yang sudah terlanjur jatuh cinta, mungkin doa ini dapat membantu. 

"ya Allah, Engkau tahu bahwa saat ini aku sedang jatuh cinta, maka hindari aku dari pengharapan yang terlalu besar dan dari rasa kecewa, karena sejatinya dia belum tentu jatuh cinta padaku sebesar aku jatuh untuknya, memikirkanku sebanyak aku memikirkannya, merindukanku sebanyak aku merindukannya, berharap padaku sebanyak aku berharap padanya. Jika nanti kami dapat bertemu dalam ikatan halal nan suci yang Engkau ridhoi maka mudahkanlah jalannya, namun jika nanti kami tidak dapat bertemu dalam ikatan itu, maka jangan pernah biarkan aku jatuh cinta lagi selain hanya kepada jodohku kelak."

:')

Ini mereka :)

Ada orang yang saat ditanya berapa usia orang tuamu? malah kebingungan menjawabnya, atau berapa tanggal lahir orang tuamu atau bahkan apa makanan favorit kedua orang tuamu?

Maka dari itu tulisan ini kubuat, untuk melihat sudah seberapa jauh aku mengenal mereka. Hehehe, Tidak akan ditemukan bait-bait puisi atau kata-kata menggugah dalam postinganku kali ini. Jadi maaf ya kalo ada yang kecewa. Hahhaa.

Aba--
penyuka warna hitam, penyuka baju berkerah dengan kantung di sisi kirinya, amat suka martabak manis dengan taburan kacang diatasnya, suka sepatu merk pakalolo, suka jam tangan dengan jarum yang gak berdetik, suka membaca cerita yang berbahasa padang, suka lagu-lagu dewi yul dan dewi ratna sari, suka menyelipkan humor di tengah obrolan, suka berbaring terlengkup sambil minta dipijit, suka makan malam setelah sholat isya berjama'ah, suka kartun tom&jerry dan upin ipin, suka nonton pertandingan bola sambil berkomentar ini itu, terus kalo goal suka jerit-jerit sampe lempar baju #pernahloh :'D sampe dimarahin ibu #eh. Hahaha. terus aba suka ngajak ngobrol anak-anak kecil, suka pake sarung yang sama setiap harinya kalo sudah masuk waktu magrib, dan terakhir yang paling buat berkesan itu, setiap aku baru bangun tidur selalu ditanya begini "mana mata adek?" -_-


Ibu--
penyuka warna ungu, suka sekali yang namanya tidur siang, suka diajak belanja, suka masak satu per satu menu kesukaan anak dan suaminya jadi dalam satu hari bisa ada tiga hidangan utama di meja makan, suka diajak cerita, suka diajak nonton film apa aja, suka mengulang nasehat yang sama dari aba :'D, suka minta pasangin jilbab tiap ke kondangan, suka minta dipijit sebelum tidur, suka sekali mengingatkan untuk selalu minum air putih,


Yuk Tona--
suka berbagi apapun yang dia punya sama si bungsu, suka menceritakan hal-hal menakjubkan ataupun mengerikan yang dia alami setiap pulang kerja termasuk masalah sama kepala balainya :'D, suka menularkan virus film atau lagu-lagu barat, suka gangguin adeknya ini kalo lagi tidur, suka menyendiri dan baca buku ketimbang ngobrol dan bersosialisasi, suka sekali yang namanya yogurt, suka nempel sama timbangan, suka meminta pendapat aku untuk meyakinkan pilihannya, suka minta dibersihin komedo di hidungnya :p. suka sekali ganti-ganti shampo, suka minta dibuatin ini itu sama adiknya, dan kalo sudah dibuatin pertanyaannya pasti "kamu kok baik banget?" :'D Lah uwong tadi nyuruh sampe ngancem gak dikasih uang bulanan, siapa yang gak bisa gak nurut coba? :p


Dibuat saat lagi kangen berat :'D



Jumat, 22 Januari 2016

How can I stop loving You ?

Dear Allah,

I love how You can read my heart and know what is hidden in it from the world. I love how You make me fail and catch me before I crash. I love talking to You. I love how I smile when I think about You. I love the tears that flow down for You. I love performing my prayer and how I sometimes do not want to get up from my sujood. I love the way You make me complete when I feel lonely. I love how I beg You for help. I love how you give me strength. I love doing something for Your sake. I love how You teach me. I love how You help me.

I love the fact that You have given me this ability to love.

Allahurabbi,
I will always love You.

Minggu, 17 Januari 2016

Persiapan menjadi Istri Shalihah

#PersiapanBuatCalonIstriShalihah ;)

1. Istri itu wanita hebat dibelakang suami. Hebatnya karena tempaan diri. Karena kelak akan menjadi madrasah pertama bagi para pejuang agama Allah *Allahuakbar

2. Jangan mau jadi istri yang biasa biasa saja. Perbanyak ilmu mulai saat ini.

3. Asah bakat keibuan, kedewasaan dan kecerdasan. Agar nantinya anak kita bangga mempunyai super mommy. Hehehe.

4. Hafalan al-qur'annya jangan lupa ditingkatkan. Karena si calon bayi pasti seneng dan tentram banget denger lantunan ayat suci al-qur'an hafalan ibunya. Hehehe ♡
Minimal hafal jus 30 kalo gak bisa 30 jus. #semangat

5. Belajarlah mengatur keuangan, karena kelak akan menjadi manager keuangan rumah tangga. Apa yg dikasih suami syukuri. Jangan menuntut lebih. #ingatingatting hehehe.

6. Kemampuan mempercantik diri itu penting. Apalagi di depan suami. Berikan penampilan terbaik hanya untuk dia. #siaap!

7. Berlatihlah belajar sabar dari sekarang. Karena kelak akan lebih sering bangun malam karena mengurus si bayi.

8. Belajar masak. Bisa masak itu nilai plus. Menunjukkan rasa cinta lewat makanan. Suami mana yang gak jatuh hati ni.

9. Rajin olahraga dari sekarang. Semakin langsing :'D semakin lincah mengurus rumah dan suami kan?

10. Spesialkan dirimu untuk suami saja. Jika ada masa lalu, lupakan. Maka sang suami pun akan melupakan masa lalunya.

11. Jaga kesuburan rahim dari sekarang. Banyakin makan tauge. Karena kelak sang pejuang agama Allah akan menetap 9 bulan disini. Mau anaknya sehat kan yah?

12. Jaga ego. Karena ego hanya memperkeruh suasana. Mendengar lebih baik.

13. Kelak harus jadi istri yang penuh perhatian. Lakukan hal hal kecil yang memuliakan suami, misalnya :

Tiap sebelum tidur tanyain suami. Apakah hari ini aku ada salah? Akankah engkau ridha kepadaku? #aaaaa co cwiit :D *mulai baper*

Setiap suami baru pulang kerja, saat masuk rumah, sediakan ember berisi air. Renam, basuh dan pijat pijat kakinya. Kaki itu loh yang menopang dia buat cari nafkah.

Sekian dulu.. nanti ditambahkan lagi kalo sudah kepikiran nasehat nasehatlainnya. Hehehee.

Jadi istri shalihah yang buat cemburu bidadari syurga yuk!

I just want to remind myself :)

Selasa, 12 Januari 2016

Beasiswa 02. Doa itu penting

Semuanya Allah yang mengatur, bahkan daun yang jatuh atau debu yang berterbangan sekalipun,
Semua urusan mudah bagi Allah. Minta padaNya, rayu Dia dengan mersa dalam sujud panjang di sepertiga malam.

Saat itu, saat menunggu yang paling menegangkan bagiku, tidak seperti menunggu pengumuman UN atau SNMPTN, karena saat itu kecemasanku pun bercampur takut dan pengharapan yang besar yang kemudian menghasilkan kepasrahan. Dalam doa kupanjatkan "Ya Allah jika urusan ini baik bagiku, bagi agamaku, bagi orangtuaku, dan kesudahan urusan ini dimana kelak aku akan dapat menjalankannya dengan kemudahan dan kesulitan-kesulitannya, dengan tanpa membuatku jauh dariMu, maka berikanlah kabar gembira dan mantapkan hatiku pada pilihan tersebut".

Alhamdulillah Allah mengabulkan doaku dan memantapkan hatiku. Hingga saat ini, banyak kemudahan kemudahan yang aku alami dalam prosesnya. 

Allah itu sesuai prasangka hambaNya.

Yakini, setiap kejadian yang terjadi dalam hidup kita itu sudah merupakan ketentuanNya. Maksimalkan usaha dan jangan berputus asa dalam doa. Jika kita belum mendapatkanNya, bisa jadi Allah ingin melihat usaha kita lagi, mendengar rayuan-rayuan kita lagi.

*masih bicara mengenai beasiswa, hehhe.

Sabtu, 09 Januari 2016

Partner Goal

Muslim man proposed to a muslim woman. 

Muslimah : me? If I do not know how to sew, or cook, or iron.. how am I going to marry you?

Man : Do you know how to pray? Do you worship Allah Subhana wa ta'ala without associating with anyone? Do you give the zakat? Are you afraid of Allah?

Muslimah : Yes, I pray everyday, I love Allah and no one else, I give charity whenever I can and the one I fear is Allah Subhana wa taa'ala.

Man : *smiling* That's enough for me, I want you to be the half of my Deen, not my maid.

Jumat, 08 Januari 2016

Alasan Belajar Memasak

Mengapa penting bagi seorang wanita untuk belajar memasak? 

Karena nanti kelak ketika sudah menikah, dia bisa berkata kepada suaminya begini : 

"aku belajar memasak bukan untukmu sayang, tapi untuk ibumu, agar ibumu yakin bahwa putra kesayangannya jatuh ditangan yang tepat, tidak akan kekurangan satu apapun, sama seperti ketika dia menyapihmu dan merawatmu”

:)

Rabu, 06 Januari 2016

Beasiswa 01. Titik Awal

Setelah selesai wisuda, biasanya kerap kali kita ditanyakan mau lanjut kerja atau lanjut kuliah lagi?

Pertanyaan itu terkadang menjadi bumerang bagi mahasiswa yang baru lulus dan ingin menikmati waktu santai sejenak setelah lelah dengan kesibukan dan deadline kuliah selama kurang lebih 4 tahun.

Begitu pula denganku,

Akan tetapi jika difikirkan kembali ada baiknya kita memikirkan apa yang akan kita jalani kedepannya, kita harus punya gambaran. Untuk itulah sebelum wisuda, setelah menyelesaikan sidang TA aku sempatkan untuk mencari informasi mengenai lowongan pekerjaan dan pendaftaran beasiswa. Ada beberapa perusahaan yang telah aku coba apply dan begitu pula dengan beasiswa. Setiap harinya kusibukan dengan mengintip portal lembaga penyedia beasiswa ataupun portal lamaran pekerjaan.

Hingga waktunya wisuda pun tiba, namun jawaban untukkupun tak kunjung hadir, baik itu dari perusahaan maupun dari lembaga penyedia beasiswa.

Sedih memang, karena ada beberapa teman yang telah mendapat panggilan pekerjaan yang sesuai dengan bidang kami, engineer.

Namun bukankah rencana Allah jauh lebih baik. Intinya sabar. Yang terbaik biasanya muncul paling akhir. Hehehe.

Tiba saatnya ketika satu minggu setelah selesai wisuda, jawaban itupun datang. Alhamdulillah aku mendapatkan beasiswa PMDSU dari KEMENRISTEK DIKTI :)

Setelah mendiskusikannya bersama Allah dan tentunya orang tua, akupun dengan mantap memilih untuk menerima kesempatan emas ini. 

Beasiswanya diperuntukkan bagi sarjana unggul yang bersedia menempuh pendidikan di dalam negeri hingga ke jenjang Doktor dalam waktu yang relatif singkat yaitu 4 tahun. Beasiswa ini hanya diadakan 2 tahun sekali dan bertujuan untuk memenuhi kuota Doktor sebagai peneliti dan dosen pengajar di universitas yang ada di Indonesia.

Lalu dimulailah kembali perjalanan meraih impianku dengan melanjutkan pendidikan magister dan doktor di Universitas Indonesia. :D Alhamdulillah

Bersambung . . .

Senin, 28 Desember 2015

I feel you

Menyimpan satu nama dan memeluknya erat-erat dalam diam tanpa perlu diumbar bukanlah suatu hal yang mudah. Karena itu berarti setiap kerinduan muncul, kita harus berkompromi dengan hati, menguatkannya agar terus bersabar menunggu saat yang tepat untuk merayakan cinta.

Dan saat berkompromi dengan hati pun adakalanya kita menang dan dapat mengendalikan perasaan itu untuk tetap berada indah dalam diamnya. Namun tak jarang kita justru jatuh dan tunduk pada keinginan hati, dengan terus membayangkan wajahnya, berangan angan akan hidup bersamanya kelak, dsb.

Maka dari itu, ada baiknya untuk tetap menyukai sekedarnya, menyukainya dengan sederhana.

Lalu bagaimana caranya?
Cukup dg bercerita kepada Sang Maha Cinta. Setiap selesai shalat sempatkan untuk bersujud sejenak, bisikan kalau kita benar benar menyukainya. Mudah kan? Cara ini selalu efektif menurutku. Hehe ;)



Sabtu, 03 Oktober 2015

Mari Renungkan Bersama

Tidak perlu menjadi sesempurna Nabi Muhammad, karena aku pula tidak semulia Khodijah atau bahkan tidak sepandai Siti Aisyah.

Tidak perlu menjadi setampan Nabi Yusuf, karena paraskupun tidak akan bisa menandingi Siti Zulaikha.

Tidak perlu menjadi sehebat  Ali, karena ketaqwaanku pun jauh jika dibandingkan Fatimah.

Jadilah dirimu sendiri dan akupun akan begitu, karena kita manusia biasa.

Bukankah akan lebih indah jika kelak waktunya tiba kita bersama-sama, bahu membahu agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Karena bersama-sama jauh lebih baik :)

"Aku adalah apa yang kau lihat dan aib yang Allah tutupkan"

Kembali yuk kita sama-sama yakini bahwa, laki-laki yang baik untuk wanita yang baik pula.

Cinta itu fitrah, namun jangan sampai menjadi fitnah

Ketika yang kurasakan ini adalah cinta,
maka lindungilah aku dari segala fitnah yang mungkin bisa timbul ketika dengan tidak sengaja kunampakkan rasa bahagia dalam diriku.

Ketika yang kurasakan ini adalah cinta,
maka biarkanlah aku tetap menyadari posisiku saat ini, yang hanya seorang gadis biasa dengan sejuta kekurangan.

Ketika yang kurasakan ini adalah cinta,
maka ada kalanya kusembunyikan rasa ini rapat-rapat hingga tidak merusak apa yang sedang kujalani saat ini.

Ketika yang kurasakan ini adalah cinta,
maka biarkan aku merasakannya lebih lama lagi sambil memperbaiki diri untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi.

Ketika yang kurasakan ini adalah cinta,
Dalam sujud panjangku, biarkan kuselipkan sebuah nama untuk dapat terus kuperjuangkan agar menjadi jodohku.

Ketika yang kurasakan ini adalah cinta,
kadangkala kekecewaan datang menghampiri dan jangan sampai membuat ibadahku goyah karenanya.

Ketika yang kurasakan ini adalah cinta,
maka acapkali terasa rindu untuk berjumpa.

Maka sesungguhnya cinta itu adalah fitrah, namun jangan sampai menjadi fitnah. Cukup aku, Allah dan (mungkin) kamu saja yang tahu :)

Depok, 3 Oktober 2015

Maka nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang kau dustakan?

Entah harus mulai dari mana, Masya Allah, begitu indah rencana-Mu Ya Rabb.

Alhamdulillah, setelah dinyatakan lulus wisuda dengan predikat cum laude, serta memperoleh penghargaan sebagai alumni terbaik. Kembali Engkau hadirkan kebahagiaan di dalam perjalanan hidupku ini Ya Rabb. Ya, Pada minggu kedua bulan September, aku dinyatakan lulus beasiswa PMDSU yang disponsori oleh KEMENRISTEK DIKTI, Batch 2 gelombang-2. Beasiswa ini bukanlah beasiswa biasa, karena si penerima beasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk menyelesaikan pendidikan master dan doktornya dalam kurun waktu 4 tahun saja. Masya Allah. :')

Betapa bahagianya kedua orangtuaku saat itu, begitu pula aku. Karena terhitung 23 Agustus tidak banyak lagi aktivitas yang kujalani, hanya membantu ibu di rumah dan mempersiapkan berkas, entah itu untuk melanjutkan kuliah ataukah bekerja. Dan dengan hadirnya kabar ini ditengah keluargaku, tak henti-hentinya kupanjatkan syukur kepada Sang Pencipta :') I Love Allah.

Memikirkan perkuliahan di UI saja tidak pernah terlintas dibenakku, yang kutahu bahwa kampus Universitas Indonesia adalah kampus terkeren yang ada di Indonesia, tempat berkumpulnya orang-orang pintar yang berada diseluruh pelosok Indonesia. Dan kini aku sudah dua minggu menjalani perkuliahan disini.

Mempelajari ilmu langsung dari sang ahlinya, berinteraksi dengan mahasiswa-mahasiswa pilihan merupakan hal yang hingga saat ini membuatku berdecak kagum.

Ada satu doa yang saat ini selalu kupanjatkan kepada Sang pemberi nikmat ini :
Allah, terima kasih atas kesempatan yang telah Engkau berikan ini, tak akan kusia-siakan. Berikan aku kemudahan untuk dapat mempelajari ilmu-Mu di kampus ini, berikan aku kesehatan untuk dapat terus belajar, berikan aku kenikmatan dalam belajar, berikan aku semangat dalam belajar dan tolong jangan tinggalkan aku :')

Depok, 3 Oktober 2015

Muhasabah

Ya Allah, 
Aku berlindung pada-Mu dari kejelekan pendengaran, penglihatan, lisan, hati dan angan-angan yang rusak...

Aku berlindung pada-Mu dari ketidakpastian masa depan, dari pahitnya kenyataan, dari hati yg terbolak-balik dan dari teman yg berkhianat....

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir”

Minggu, 05 April 2015

DAAD Study Visits to Germany #2

Setelah membaca postingan sebelumnya yaitu mengenai study visits DAAD, maka pada postingan ini saya akan menjelaskan bagaimana saya melakukan persiapan untuk memenuhi semua persyaratan yang diminta pihak DAAD. Chekidot! :D

Mengenai Target Group and Length Stay 
Funding can be provided for groups of students who are fully matriculated in their second semester or higher in a relevant degree program at a foreign university and who are traveling in a group led by a university lecturer. Subject to approval by the DAAD, individual doctoral students can also be funded.  

Jadi semua pelajar bisa jadi mendapatkan kesempatan study visit ini. Tidak hanya Universitas, tapi Politeknik pun bisa (contohnya saya) asalkan Politeknik yang bersangkutan memiliki program d4 atau setara s1.

All participants should have a common level of language skills in a language of relevance to the program

Semua anggota yang ikut harus memiliki kempampuan berbahasa inggris yang baik. Meskipun kita tidak diminta melampirkan sertifikat kemampuan bahasa, akan tetapi sebaiknya kita bisa berbicara b.ing baik aktif maupun pasif.

Groups should be made up of at least 10 and must not, as a rule, exceed 15 persons. 
In addition, funding can be provided for one university lecturer as group leader.

Bentuk kelompok beranggotakan 10 orang (min) atau 15 orang (max). Kalo menurut saya 10 sudah cukup. Kebanyakan yang diterima mereka antara 10 - 12 orang. :) Tapi tidka menutup kemungkinan 15 org juga diterima kok.

Group Visits and Study Seminars and Practicals should last no less than 7 days and Funding is available for a maximum 12 days (including travel days).

Kalo yang ini sudah jelas ya. Bahwa batasan waktu untuk study visitnya hanya diperbolehkan 7 hari (min) - 12 hari (max)

Sebagai tambahan ini tips yang bisa saya simpulkan :
1. Seluruh kegiatan email-mengemail dengan prof ataupun dengan institusi di Jerman dilakukan oleh dosen pendamping kita ya! Gunakan email kampus sebaiknya yang ada ac.id nya
2. Bentuk kelompok yang beranggotakan orang-orang yang rajin dan pantang meneyerah. karena selama proses akan ada saja masalah yang buat mentok dan buat kita menyerah. 
3. Pilih dosen pendamping yang super sabar, bahasa inggrisnya bagus, kalo bisa yang ada pengalaman ke luar negeri juga. serta yang punya sifat ke-ibu an. karena beliau yang akan mengurusi kita selama 1 minggu disana.
4. Atur jadwal kumpul sesama anggota tim, lakukan diskusi intens selama beberapa bulan. kalo saya pengalaman sih 4 bulan intensnya.
5. Lakukan pembagian tugas seperti ada yang mencari ide, judul, motivational background, objectives, time schedule dsb. serta ada yang ngebantu dosen pendamping buat email ke prof ataupun instansi yang ada disana ya!
6. Berdoa!

Jika nanti memang telah diterima maka perlu diperhatikan hal-hal berikut :
- Biaya perjalanan ke Jerman (pp) kita yang tanggung, oleh karena itu persiapkan proposal sponsor agar kita mendapat tambahan dana untuk membeli tiket Indo-Jerman. 
- Atur jadwal perjanjian pembuatan visa dengan kedubes Jerman secepatnya. Karena saya juga hampir saja tidak mendapat kesempatan untuk membuat visa dikarenakan penuhnya appointment yang telah dibooking orang2. Jadi sebaiknya langsung pantau web kedubes Jerman dan ambil appointment hari sesuai dengan jadwal.
Oia untuk biaya visa gratis kok! :D
- Selama disana jangan khawatir karena kita diperlaukan seperti tamu istimewa, diantar jemput, didampingi tour guide yang super sabar dan baik, serta dikasih uang saku 18 Euro per hari :D

DAAD Study Visits to Germany #1

Bismillahirahmanirahim.

Banyak sekali yang bertanya kepada saya mengenai program ini. DAAD Study visits to Germany, merupakan program kunjungan ke negara Jerman dalam waktu 7 - 12 hari saja. Banyak hal bermanfaat yang dapat dilakukan selama di Jerman, termasuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan serta teknologi yang ada disana serta berwisata ke bangunan-bangunan antik ala Eropa yang terdapat disana.

Sebelum itu kita harus mengetahui terlebih dahulu apa itu program DAAD Study Visit dan bagaimana cara untuk dapat apply ke program tersebut. Mari baca dengan seksama tulisan dibawah ini :

The German Academic Exchange Service (DAAD) funds Study Visits / Study Seminars and Practicals in Germany by groups of foreign students headed by a university lecturer.

Funding Objectives :

1.To deliver subject related knowledge through corresponding visits, tours and information meeting (study Visits) or through subject related seminars (e.g specialist courses, block seminars,workshop) at the invitation of a German university and practicals in academia, business, industry and possibly public institution  (Study Seminars and Practicals)
2.To facilitate meetings with German students, academics and researchers.
3.To enable participants to acquire a greater understanding of Germany by providing an insight into economic, political and cultural life in Germany. 
This part of the visit must not  make up more than one third of the stay.

Target Group and Length of Stay

Funding can be provided for groups of students who are fully matriculated in their second semester or higher in a relevant degree program at a foreign university and who are traveling in a group led by a university lecturer. Subject to approval by the DAAD, individual doctoral students can also be funded.  
-All participants should have a common level of language skills in a language of relevance to the program.
-Groups should be made up of at least 10 and must not, as a rule, exceed 15 persons. In addition, funding can be provided for one university lecturer as group leader.
-Group Visits and Study Seminars and Practicals should last no less than 7 days.
-Funding is available for a maximum 12 days (including travel days).

Funding

The DAAD takes out health, accident and public/private liability insurance for each funded group.

Due to the limited financial resources, the DAAD reserves the right to reduce the level of funding. It is assumed that the universities or other sponsors (e.g. support associations, companies from business and industry) will contribute to the overall costs, so that the personal contribution to be made by participants remains at a reasonable level.

Annual funding for applicants, departments or institutes is not possible.

Application must be placed by university teachers from indonesian universities.

Regulations applied to Indonesia

a)Program planning
Wishes and preferences stated in the application form will, as far as possible, be taken into consideration. 
However, it is likely that cuts or changes will be made to the program due to decisions reached by the selection committees.  
The DAAD provides a travel guide fluent in the agreed group language who is responsible
for the smooth running of the program. 
b) Meals and accommodation
As a rule, groups will be accommodated in twin or three-bed rooms in hotels or youth guesthouses/hostels. The DAAD pays the subsistence costs (meals and
accommodation) for the group (including for the group leader and, where appropriate, bus driver) 
during the stay in Germany. The flat rate sum for a midday and evening meal amounts to 9 Euros per person. 
c) Transport
The DAAD decides on the choice of means of transport. In many cases, a coach/bus will be used to ensure that the visit program schedule can run smoothly. 
In the case of groups that cannot travel to Germany with their own coach/bus, the DAAD can hire a coach/bus for travel within Germany. If the group travels in a coach/bus not hired by the DAAD, a seat must be available for the DAAD guide;
in such cases, the DAAD will pay the fuel costs for travel within Germany. For some program points, however, use of public transport may be more suitable. The conditions will be advised on an individual basis.
The DAAD regrets that it is unable to pay any international travel costs.

Application procedures for study visit

Application papers must be submitted online to DAAD Bonn via DAAD Portal


For new user of DAAD Portal:
 please click register menu in the above website and fill out your personal information then choose English as your language. A password will be then sent to your e-mail address.

PLEASE NOTE: The DAAD will only process complete applications submitted on time. The DAAD regrets that it is unable to consider any applications where missing documents or papers still have to be obtained

A full application must include:

1.  Application form (form available from the DAAD portal)
Information regarding the bank details asked for on the application
Please enter 999 for the Account Number and 999 999 99 for the sort code (BLZ)

2. Proof of sponsorship for the international travel cost  (upload as an attachment to the application in the DAAD Portal). In case each participant will bear the international travel cost, a written statement from the university/group leader regarding this matter is required.

3.  List of participants (upload as an attachment to the application in the DAAD Portal). The following details are required :family name , first name, number of semesters, subject area, target degree and language skills.

4.  Reasons and programme description (upload as an attachment to the application in the DAAD Portal), including a precise list of the visit and tour preferences, both in terms of subject-related (academic) content.
In the first page of application form you have the opportunity to briefly explain your plans up to 2100 characters. However, this must not substitute a detailed statement of reasons plus programme description.
Please confirm that the planned project is not a compulsary excursion.

5.  Schedule in tabular format  (upload as an attachment to the application in the
DAAD Portal)

6.  Description of the preparation has been made for the planned visit (upload as an attachment to the application in the DAAD Portal)

7.  Proof of contacts e.g invitation letter or confirmation letter from the German sides
(upload as attachment to the application in the DAAD Portal)

ADDITIONAL INFORMATION ON ESTABLISHING CONTACTS WITH THE GERMAN HOSTS, PLEASE SEE ANNEX

8.  Written comments from DAAD Jakarta regarding the application, therefore kindly send a copy of application documents to  muji@daadjkt.org at the latest two weeks prior  to the deadline.

Itulah penjelasan mengenai program tersebut. Alhamdulillah atas izin Allah tim saya berhasil lolos dalam seleksi yang dilakukan lembaga DAAD Jerman dan dinyatakan berhak mendapatkan kesempatan utk berkunjung ke Jerman, menggali ilmu disana dan diselingi dengan wisata tentunya. :)

Untuk mengetahui bagaimana perjalanan saya selama di Jerman. Silahkan baca postingan saya berikutnya. Semoga menginspirasi teman-teman. :)